Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

oleh -28 views
Protokol kesehatan covid 19
Apa prosedur kesehatan Covid-19 yang perlu ditaati warga? Di bawah ini rinciannya, berdasar info yang dipunyai oleh Kementerian Kesehatan

Pemerintahan sudah keluarkan peraturan yang membolehkan warga umur di bawah 45 tahun untuk kembali jalankan rutinitasnya. Hal tersebut diantaranya untuk jaga kestabilan ekonomi warga.

Awalnya, seluruh orang tanpa ada melihat kelas umur, disuruh untuk selalu tinggal di dalam rumah untuk menggunting rantai penyebaran virus corona pemicu Covid-19.

Karena itu, sekarang beberapa warga yang dilihat lebih aman pada resiko infeksi virus ini, diperbolehkan untuk kembali bekerja dan lakukan rutinitasnya sekalian dalam rencana menyongsong new normal.

Menurut Ketua Team Ahli Gugusan Pekerjaan Pemercepatan Pengatasan Covid-19 Wiku Adisasmita, new normal ialah perombakan sikap untuk selalu jalankan rutinitas normal tetapi ditambahkan mengaplikasikan protokol kesehatan untuk menahan berlangsungnya penyebaran Covid-19.

Menurut Wiku, konsep khusus dari new normal tersebut ialah bisa sesuaikan dengan gaya hidup.

“Secara sosial, kita pasti alami sebuah bentuk new normal atau kita harus menyesuaikan dengan bekerja, dan bekerja, dan tentu saja harus kurangi adu fisik sama orang lain, dan menghindar keramaian, dan bekerja, bersekolah dari rumah,” kata Wiku seperti pada info yang diterima belakangan ini.

Apa protokol kesehatan Covid-19 yang perlu ditaati warga? Di bawah ini rinciannya, berdasar info yang dipunyai oleh Kementerian Kesehatan dan Gugusan Pekerjaan Pemercepatan Pengatasan Covid-19:

Panduan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

  1. Menjaga kebersihan tangan

Membersihkan tangan dengan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer, jika permukaan tangan tidak nampak kotor.

Tetapi, jika tangan kotor karena itu membersihkan memakai sabun dan air mengalir.

Langkah mencucinya juga harus sesuai standard yang ada, yaitu mencakup sisi dalam, punggung, antara, dan ujung-ujung jemari.

  1. Tidak boleh menyentuh muka

Pada keadaan tangan yang belum bersih, sedapat mungkin jangan menyentuhtempat muka, terutamanya mata, hidung, dan mulut.

Kenapa? Tangan kita bisa saja ada virusnya yang didapat dari rutinitas yang kita kerjakan, bila tangan kotor ini dipakai untuk sentuh muka, terutamanya dibagian yang telah disebut awalnya, karena itu virus bisa dengan gampang masuk di pada tubuh.

  1. Aplikasikan norma batuk dan bersin

Saat kita batuk atau bersin, badan akan keluarkan virus dari pada tubuh. Bila virus itu berkenaan dan terkena ke seseorang, karena itu seseorang dapat terkena virus yang dari badan kita.

Lepas apa kita mempunyai virus corona atau mungkin tidak, norma batuk dan bersin tetap harus diaplikasikan. Triknya, tutup mulut dan hidung memakai lengan atas sisi dalam.

Sisi ini dipandang aman tutup mulut dan hidung dengan maksimal, disamping itu sisi lengan atas dalam ini tidak dipakai untuk melakukan aktivitas sentuh muka. Hingga relatif aman.

Kecuali dengan lengan, juga bisa tutup mulut dan hidung memakai kain tisu yang sesudahnya harus langsung dibuang ke tempat sampah.

  1. Gunakan masker

Untuk Anda yang mempunyai tanda-tanda masalah pernafasan, pakailah masker klinis ke mana saja waktu Anda keluar dari rumah atau besosialisai bersama orang lain.

Sesudah memakai (masker klinis cuman dapat dipakai 1 kali dan harus selekasnya diganti dengan yang baru ), janganlah lupa buang masker dalam tempat sampah yang tertutup dan bersihkan tangan .

Tetapi, untuk Anda yang tidak mempunyai tanda-tanda apa saja, cukup pakai masker non-medis, sebab masker klinis banyaknya lebih terbatas dan diutamakan buat mereka yang memerlukan.

  1. Menjaga jarak

Untuk menghindar berlangsungnya paparan virus dari orang ke seseorang, kita harus selalu jaga jarak sama orang lain minimum 1 mtr..

Ditambah, bila orang itu memperlihatkan tanda-tanda masalah pernafasan.

Menjaga jarak dikenal juga dengan arti physical distancing. Kita tidak boleh untuk berkunjung atau datang ke keramaian, meminimalkan adu fisik sama orang lain, dan tidak melangsungkan acara yang mengundang beberapa orang.

  1. Karantina mandiri

Untuk Anda yang berasa kurang sehat, seperti alami demam, batuk/pilek/ngilu kerongkongan/napas sesak, disuruh untuk secara sadar dan suka-rela lakukan karantina mandiri di rumah.

Masih ada di rumah dan tidak bertandang ke tempat kerja, sekolah, atau tempat umum yang lain sebab mempunyai resiko infeksi Covid-19 dan menyebarkannya ke seseorang.

  1. Menjaga kesehatan

Sepanjang ada di rumah atau beraktivitas di luar rumah, yakinkan kesehatan fisik masih terlindungi dengan berjemur cahaya matahari pagi sepanjang beberapa waktu, konsumsi makanan bergizi imbang, dan lakukan olahraga enteng.

Beristirahat cukup juga diperlukan dalam usaha mempertahankan kesehatan selama saat wabah ini.

itulah informasi yang bisa saya sampaikan seputar Protokol kesehatan sesuai anjuran dari mentri kesehatan semoga informasi yang saya bagikan ini dapat bermanfaat dan bisa di aplikasikan di new normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *