5 mitos dan fakta tentang serangan jantung

Ok sobat sehat jumpa lagi dengan saya  di doc24foo Nah pada kesempatan kali ini saya akan bahas
5 mitos & fakta serangan jantung "dok, suami saya minta berhubungan. Tapi saya takutdok nanti suami saya kena serangan jantung" Nah Ok, sobat sehat. Jadi ngomong-ngomong soa mitos serangan jantung Jadi banyak sekali disini pendapat orang-orang atau car berpikir yang mungkin agak keliru tentang serangan jantung Nah kali ini saya akan bahas dari segi mito dan faktanya tentang serangan jantung

Jadi disini saya sudah rangkum ada sekita 5 mitos yang menurut saya menarik untuk dibahas


1.Serangan jantung merupakan penyakit keturunan

Jadi ada yang beranggapan kalau orang tuanya ada salah satu atau keluarganya ada salah satu yang kena serangan jantung berarti dia nantinya akan terkena serangan jantun Nah siapa yang berpikir seperti ini?jadi saya bisa katakan ini adalah mitos ya Nah sebenarnya yang diturunkan apanya mungkin Anda pelajari kalau salah satu faktor resiko dar penyakit jantung atau serangan jantung adalah faktor genetik ya itu tidak salah, itu adalah salah satu yang tidak bisa kita ubah tapi yang berperan penting lainnya adalah

faktor-faktor yang bisa dimodifikasi. Contohnya,


  • Berat badan, 
  • Kemudian pola hidup,
  • Aktifitas fisik
  • Makanan yang baik,
  • tTdak merokok,
  • Tidak minum alkohol dan lain-lain

Lalu yang diturunkan biasanya dari keluarg terutama orang tua kepada anaknya adalah pola hidupnya, pola makannya Jadi biasanya dari kecil mungkin kita di didik untuk kalau nonton bola biasanya malam-malam kita begadang, kita makan gorengan mungkin kacang goreng atau kacang kupas minumnya minum soda, minum yang manis-manis atau minumnya alkohol, kemudian sambi merokok pola seperti inilah yang diturunkan ke anaknya

Jadi bukan penyakitnya yang diturunka yang diturunkan adalah pola seperti it akhirnya kebiasaan-kebiasaan inilah yang sedikit demi sedikit ditabung,  terakumulasi, akhirnya diusia 40, 50 atau 60 Anda menderita penyaki jantung. Bahkan bisa mengalami serangan jantung

Nah itu tadi adalah mitos yang pertama Ok, kemudian kita masuk ke mitos yang kedua

2.Serangan jantung sama dengan henti jantung

Nah sebenarnya 2 penyakit ini adalah 2 penyakit yang berbeda Nah bedanya dimana? Saya jelaskan dulu
untuk serangan jantung dikatakan serangan jantung apabila jantun ini tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup biasanya terjadi karena penyumbatan pad pembuluh darah atau arteri Nah arteri yang bertugas untuk memberi maka jantung disebut dengan arteri koronaria Jadi ketika arteri koronaria ini menyempit
atau tersumbat aliran darah tidak sampai untuk memberi maka otot-otot jantung tadi, otot jantung ya jantung cuma 1

ketika otot jantungnya tidak mendapatka suplai darah makan otomatis tidak akan mendapatkan
suplai oksigen dan nutrisi juga Akhirnya akan terjadi kematian pada sebagian otot jantung atau bisa juga terjadi kematian pada seluruh otot jantung Nah ini tergantung dimana lokasi tersumbatnya Nah pada kondisi tersebut ini denyut nadi masi bisa teraba. Jadi jantung tetap berdenyut berbeda halnya dengan henti jantung ata kita sebut dengan Cardiac Arrest

Nah henti jantung ini terjadi karena ganggua kelistrikan jantung. Nah ini tentu saja berbeda ya keduanya ibaratkan kalau Anda yang tinggal dirumah atau di kos-kosan, tiba-tiba terjadi konslet dan mati lampu. Nah kurang lebih seperti itu akhirnya otot jantung tadi yang ada listriknya kelistrikannya terganggu dia tiba-tiba berhenti. Akhirnya jantung ini berhenti mendadak atau terjadi gangguan irama jantung Jadi kurang lebih seperti itu penjelasannya Jadi poinnya seperti ini, kalau serangan jantun terjadi gangguan pada sirkulasi disirkulasi di pembuluh darah atau aliran darah sedangkan pada henti jantung, terjadi gangguan di kelistrikan jantung


3.Serangan jantung hanya menyerang lansia saja

sedangkan kita yang masih muda itu bebas dari serangan jantung Siapa yang berpikiran seperti ini Akhrnya.. ya hidupnya tidak teratur, kemudian maka seenaknya. Makan daging, makan gorengan dan yang lain karena berpikiran "mumpung masih mud dinikmati" Ya sebenarnya tidak salah sih "kita bisa menikmati masa muda" tapi bukan
berarti harus seenaknya, tidak memperhatikan kesehatan untuk serangan jantung memang banyak orang
mengatakan "ini mendadak, tiba-tiba" benar

karena namanya juga serangan ya tentu saja mendadak, tiba-tib tapi prosesnya bukan tiba-tiba prosesnya bukan karena misalnya Anda dibelikan sate oleh mertua Anda misalnya atau dikasih makanan misalnya sup daging apa oleh teman Anda terus tiba-tiba kena serangan, yang disalahkan adalah yang memberikan Anda makan  Jadi bukan seperti itu Jadi, serangan jantung seperti yang saya sudah jelaskan di awal, itu terjadi penumpukan lemak pada pembuluh darah sehingga  mengalami penyempitan Nah ini prosesnya bertahun-tahun

Tergantung seberapa banyak yang Anda konsumsi dan pola hidup Anda seperti apa semakin banyak yang Anda konsumsi makanan-makanan yang tidak sehat semakin Anda tidak melakukan aktifita fisik denga baik, makin tinggi tingkat stres Jadi penyebabnya Anda numpuk dan pemicuny juga ada pemicu juga akhirnya mengalami serangan tidak peduli berapa usia Anda memang sebagian besar dialami oleh mereka yang usianya lansia tapi jaman sekarang tidak jarang usia 30an usia 40an sudah ada yang mengalami serangan jantung Bahkan, jadi kalau kita bicara tentang jantun ini berkaitan dengan pembuluh darah termasuk temannya yaitu stroke

teman saya usia 35 tahun itu masuk ruma sakit karena kena serangan stroke dan kita semua juga kaget "loh masih muda tapi masuk rumah sakit karena kena strok Jadi, tidak menutup kemungkinan untuk serangan jantung, untuk stroke intinya penyumbatan pada pembuluh dara ini kita tidak tahu tersumbatnya dimana ini biasa terjadi pada siapa saja, pad usia berapa saja lalu, kita masuk mitos yang keempat yaitu, nyeri dada sama dengan seranga jantung. Weits tunggu dulu...


4.Timbulnya rasa sakit didada adalah serangan jantung

kalau Anda berpikir dada adalah serangan jantung kita lihat dulu, dibagian dada ada apa saja lapisan yang paling luar ada kulitnya bisa jadi, kalau Anda nyeri bagian kulitnya mungkin misalnya, pada mereka-mereka yang ada luka dibagian kulit, ada infeksi itu juga bisa nyeri kemudian didalam kulit, ada ototnya. Ya
ada lemak dulu, kemudian ada ototnya misalnya Anda habis nge-gym, habis latiha bench press atau habis disuruh push up atau habis ngangkat beban mungkin yang melibatkan otot dada, otot pektoral

Ini juga bisa merasa nyeri keesokan harinya Jadi jangan Anda berpikir "oh saya sakit jantung" bukan seperti itu kemudian dibagian dalamnya lagi ada paru-par kemudian ada jantung didalam rongga dada kemungkinan apa saja yang bisa terjadi sakitnya, itu tadi yang seperti yang saya sudah sebutkan ada kulitnya, kemudian ada otot, didalam otot lagi ada rusuk, tulang dada ya

kemudian ada paru-paru dan jantung itu sendiri apa perbedaan nyeri jantung dengan nyeri yang lainnya, nyeri karena serangan jantung misalnya Anda mengalami nyeri, kemudian ini bisa menjalar, bisa ke rahang, kemudian ke tangan sebelah kiri ya bisa ke punggung, menjalar ke tangan kemudian keluar keringat dingin disertai dengan susah bernapas. Jadi rasa sakitnya itu khas seperti tertekan atau tertindih benda berat
Nah kurang lebih seperti itu kemudian kita masuk ke mitos yang kelima Jadi di mitos yang kelima ini biasanya pasien kalau nanyanya bisik-bisik, jangan sampai kedengaran yang lainnya kira-kira apa?

5.Berhubungan intim bisa menyebabkan serangan jantung

Mereka biasa bertanya "dok suami saya minta berhubungan, tapi saya takut dok nanti suami saya kena serangan jantung" Nah ayo siapa yang pernah mengalami hal demikian? kalau kita baca, kita pelajarin untuk serangan jantung seperti yang saya sebutkan diawal di atas Jadi serangan jantung ini diakibatkan atau
penyebabnya adalah penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah yang bertanggung  jawab memberi makan jantung

yang mensuplai oksigen, mensuplai nutrisi untuk jantungnya itu arteri koronaria Nah itulah penyebabnya kalau hubungan seksual, kemudian aktifitas fisik, stress, frustasi, depresi, itu merupakan pemicu saja atau pencetus. Jadi bukan penyebabnya dan tidak jarang juga suhu udara, suhu yang terlalu dingin juga menjadi pemicunya atau pencetusnya Jadi sebenarnya kita tidak apa-apa tidak perlu takut yang berlebihan untuk melakukan aktifitas fisik kemudian salah satunya berhubungan seksual ya itu tidak masalah selama Anda dalam kondisi sehat

Dan sekali lagi buat Anda yang sudah pernah mengalami penyakit jantung atau yang sekarang sedang mengalami penyakit jantung rutinlah kontrol dengan dokter jantung Anda agar Anda diberikan treatmen yang benar yang baik, yang bisa Anda terapkan dirumah konsultasilah rutin dengan dokter jantung Anda Ok, semoga 5 mitos ini. Jadi sebenarnya saya bukan cuman cerita mitosnya Tapi saya memberikan edukasi disini
agar Anda paham Ok, semoga informasi yang saya berikan dapat
bermanfaat buat Anda semua.

Previous Post Next Post